Menjelang Perayaan Idul Adha, Polisi Antisipasi Serangan Teroris

Kamis, 31 Agustus 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Menjelang perayaan hari besar Idul Adha, kepolisian Indonesia mengantisipasi kemungkinan serangan teroris. Sebagaimana ditegaskan oleh Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa bahwa para anggotanya akan menerapkan buddy system dalam bertugas.

“Saling menjaga, buddy system, saling menjaga satu sama lain sudah disiapkan dari Polri, Wakapolri, Asops, dan para kapolres sudah siapkan itu. Saling menjaga,” kata Royke di rest area Km 102 Tol Cipali, Jawa Barat, Selasa (29/8/2017).

Ia mengatakan buddy system artinya satu anggota Polantas di-back up oleh anggota bersenjata lainnya. Masing-masing petugas yang berjaga akan saling melindungi rekannya, baik saat di pos polisi maupun di jalan.

“Kekebalan, saling menjaga, saling mengawasi, membantu,” ujarnya.

Polri menyiapkan 44 ribu personel untuk mengamankan arus mudik di wilayah Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya, Jawa Tengah, dan Banten. Polisi akan berjaga di pos-pos serta tempat angkutan publik.

Salah satu pertimbangkan menerapkan buddy system tersebut adalah beberapa aksi teror terakhir, seperti di Kampung Melayu, Jakarta Timur, menarget polisi yang berjaga. Sejumlah polisi pun menjadi korban dalam peristiwa itu.

Pada libur Idul Adha ini, diperkirakan peningkatan jumlah volume kendaraan terjadi pada Kamis (31/8) sebanyak 20 persen atau 93 ribu kendaraan dibandingkan hari biasa. (ISNU)

Sumber: Harakatuna

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: