Jumlah Korban Gempa NTB dan Bali: Meninggal 436 Jiwa, 1.353 Jiwa Luka-luka

Rabu, 15 Agustus 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta — Korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat dan Bali mencapai 436 jiwa. dengan rician di Kabupaten Lombok Utara teradapat 374 orang, di Lombok Barat 37 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 12 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang.

Selain korban jiwa, terdapat pula korban luka-luka mencapai 1.353 orang; 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

“Lombok Utara adalah daerah yang paling terdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa 7 scala richter,” tulis laporan BNPB, Selasa (14/8).

Dilaporkan pula, jumlah pengungsi pada siang dan malam hari berbeda. Sebab pada siang hari pengungsi kembali ke rumahnya untuk menjaga harta bendanya mendatangi kebunnya untuk bekerja. Berdasarkan data dari Posko Tanggap Gempa Lombok, terdapat total 352.793 orang yang mengungsi.

Hingga saat ini, evakuasi korban yang tertimbun bangungan runtuh dan longsor tetap terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Distribusi bantuan logistik ke pengungsi juga terus dilanjutkan ke seluruh pelosok daerah yang terdampak gempa. Bantuan air bersih dilakukan dengan menggunakan tangki air.

Dalam rapat “Laporan Tim Assesmen dan Tindak Lanjut” yang digelar tim assessment PBNU Senin (13/4) terungkap bahwa sejumlah fasilitas sekolah Ma’arif dan Pondok Pesantren yang rusak dan kekurangan tandon air.

“Ada beberapa pondok yang tak punya tandon air. Sementara halaman pondok dipakai posko pengungsi,” ujarnya pengurus LP Maarif dalam rapat. Di sejumlah lokasi termasuk Desa Gondang kecamatan Gangga, terdapat SMA Maarif yang diliburkan hingga waktu yang tidak ditetapkan. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: