Jadikan Masjid Sebagai Penebar Kedamaian, dan Menangkal Kebencian

Minggu, 08 April 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Pontianak – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat mengadakan Rapat Pimpinan dan Training of Trainer Muharrik Masjid dan Dakwah Nahdlatul Ulama se Kalimantan Barat, Jumat (07/04/2018). Acara yang digelar di Aula Multazam Asrama Haji Kota Pontianak ini untuk membekali takmir agar masjid lebih bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya. Bukan menebar kebencian melalui isu sara atau sejenisnya.

Kegiatan bertajuk “Peran Takmir Masjid dan Khatib dalam menebar Islam Damai serta Menangkal Politisasi Isu Sara” dikuti sekitar 103 peserta. Mereka berasal dari seluruh cabang NU di Kalimantan barat.

“Acara ini terselenggara atas kerjasama antara Pengurus Pusat Nahdlatul Ulama (PBNU) dan PWNU Kalimantan Barat. Ini menjadi salah satu tonggak NU dalam mewujudkan cita-cita melalui masjid dan Lembaga Dakwah NU,” ujar Ketua Panitia Zulkifli Abdillah dalam sambutannya.

Ketua PWNU Kalimantan Barat KH Hildi Hamid menyoroti tema yang dianggkat dan kenyataan fungsi masjid belakangan ini. Menurutnya, tema yang diangkat sangat menarik sekaligus penting. Hildi mengatakan, masjid merupakan pusat kegiatan umat. Sehingga perlunya pelatihan bagi takmir agar membangun masjid yang dapat menebarkan  kedamaian.

“Saat ini masjid menjadi tempat yang efektif untuk menebarkan kebencian, padahal seharusnya masjid digunakan untuk  menyebarkan ilmu dan kedamaian” jelas Hildi menyindir sejumlah peristiwa di beberapa tempat yang menggunakan masjid tidak semestnya.

Kapolda Kalbar Irjen Pol. Drs.Didi Haryono merasa terharu dan bangga berada di tengah-tengah warga nadliyin yang semangat dalam mempertahankan 4 pilar. Ia berharap terus selalu dijaga.

“4 pilar harus dijaga selama lamanya dan Indonesia akan jaya selama lamanya” pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri PBNU KH Abdul Manan, seluruh perwakilan pengurus Nahdlatul Ulama baik tingkat wilayah maupun cabang, dan seluruh Perwakilan Badan Otonom Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat. (ISNU)

Sumber: Dutaislam

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: