Inilah Pesan Gus Mus kepada Yahya Cholil Staquf Sebelum Pergi ke Israel

Jum’at, 22 Juni 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Rembang – Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) bercerita soal kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel belum lama ini. Cerita Gus Mus disampaikan melalui akun Facebooknya @Ahmad Mustofa Bisri, Ahad (17/6/2018) lalu.

Gus Mus menulis tentang Khotbah Idul Fitri di kediamannya yang biasa diisi Gus Yahya. Gus Mus mengatakan, selama ini Gus Yahya biasanya berperan imam dan khatib. Karena Gus Yahya ke Israel maka khutbah digantikan kepada mantunya Ulil Absor Abdallah.

Gus Mus kemudian bercerita Gus Yahya. Menurut Gus Mus, Gus Yahya sudah membela Palestina sejak masih mahasiswa. Namun, saat itu hanya sebatas melontarkan sumpah-serapah dan caci-maki kepada Israel melalui tulisan.

Menurut Gus Mus, Gus Yahya sudah sejak dulu berkeinginan memberikan khotbah langsung kepada orang Israel.

“Sejak mahasiswa, dalam membela Palestina, Yahya hanya ikut menembakkan sumpah-serapah dan caci-maki kepada Israel melalui tulisan-tulisan, diskusi-diskusi, dan acara-acara Solidaritas Palestina lainnya, Dia ingin langsung nglurug dan mengkhotbahi orang Israel yang selama ini seperti tak mengenal apa yang namanya rahmah, kasih-sayang,” ucap Gus Mus.

Ketika Gus Yahya berpamitan ke Israel, Gus Mus pun memberikan pesan kepada Gus Yahya. Gus Mus berpesan agar Gus Yahya meletakkan sikap keberpihakan NU kepada perjuangan bangsa Palestina sebagai landasan ceramah di Israel.

“Lalu kupesankan: Tata hatimu, tata niatmu, dan tawakkallah kepada Allah. Wakafã biLlãhi wakiilä. Alhamdulillah, dia benar-benar melaksanakan apa yang dia tekadkan, mengkhotbahi orang Israel di tempatnya dengan landasan sikap keberpihakan kepada Perjuangan Bangsa Palestina,” katanya.

“Berkhotbah’ bahasa Inggris tentang rahmahnya Islam seperti Yahya, pasti banyak yang bisa dan bahkan jauh lebih bagus,” tambahnya. (ISNU)

Sumber: Dutaislam

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: