Hati-hati Memondokkan Anak! Inilah Daftar Pesantren Wahabi yang Perlu Dihindari

Jum’at, 21 April 2017

ISLAMNUSANTARA.COM – Hati-hati!! Jika kalian ingin memasukkan anak kalian ke pesantren, maka kalian jangan sampai salah pilih pesantren/sekolah, karena banyak pesantren yang  berpaham wahabi/salafi/takfiri atau cingkrang.

Terbukti banyak alumni pesantren yang setelah pulang hanya fasih berbahasa “akhie.. ukhti.. ana.. antum,” tapi anehnya mereka mudah berkata syirik dan bahkan mengkafirkan saudara kita. Orang tuanya sendiri pun disyirikkan. Naudzubillahi mindzalik!

Mereka kerap kali bergaya paling kritis dan berpenampilan paling aduhai Islaminya. Saking kritisnya, mereka berani melawan arus dan kebiasaan adat masyarakat. Dan tidak jarang menuduh aduhai umat Islam yang berpaham Sunni sekaligus Sufi.

Tawassul, Ziarah Kubur, Tahlilan, memperingati Maulid, Istighosah berjamaah yang merupakan kebiasaan rutin dilakukan oleh masyarakat Indonesia khususnya owarga Nahdliyin mereka sering tuduh syirik, bahkan tidak sungkan pula mengafirkannnya.

Apa anak Anda yang sejatinya ingin dipesantrenkan dan ingin menjadi sholeh mendapatkan ajaran yang penuh caci maki dan paling aduhai bener sendiri? Jika tidak, maka, silakan share daftar pesantren wahabi di Indonesia ini, yang dirangkum Dutaislam.com dari kiriman salah satu anggota Pengurus Pusat Rabhitatul Ma’ahid Islamiyah (PP RMI) Nahdlatul Ulama (NU).

Di bawah ini adalah daftar pondok pesantren, ma’had, yayasan pendidikan yang dikelola orang-orang berpaham bukan Sunni-Sufi (Aswaja) alias orang-orang salafi, wahabi atau komunitas takfiri. Untuk menarik minat peserta didik, mereka biasanya mengiming-imingi beasiswa khusus, gratis biaya pembelajaran selama beberapa tahun, atau tawaran lainnya.

Peserta yang kena jaring razia mereka, akan didoktrin sesuai pemahaman mereka yang suka mengafirkan. Berikut hasil penelitian santri Nahdliyin terhadap mereka.

Pesantren wahabi yang beredar di Indonesia:

  1. Ma’had Imam Bukhori – Solo
  2. Ma’had Al-Ukhuwah – Sukoharjo
  3. Ma’had Ibnu Abbas – Sragen
  4. Ponpes Islam Al-Irsyad – Semarang
  5. Ma’had Al-Furqon – Gresik
  6. Ma’had Ali bin Abi Thalib – Surabaya
  7. Sekolah Dirosah Islamiyah – Sumbersari
  8. Ma’had Al-Qudwah – Kediri
  9. Ma’had Abu Huroiroh – Mataram
  10. Ma’had Al-Furqon – Pekanbaru
  11. Ponpes Salman Al-Farisi – Kediri
  12. Ma’had Imam Syafi’i – Banyuwangi
  13. Ma’had Minhajul Sunnah – Bogor
  14. Yatim Ibnu Taimiyah – Bogor
  15. Ma’had Hidayatunnajah – Bekasi
  16. Ma’had Ibnu Hajar – Jakarta Timur
  17. Ma’had Ibnu Qayyim Al Jauziyah – Balikpapan
  18. Ma’had Ummahatul Mu’minin – Jakarta Pusat
  19. Ma’had Riyadusholihin – Pandeglang
  20. Ma’had Al-Ma’tuq – Sukabumi
  21. Ma’had Rahmatika Al-Atsary – Subang
  22. Ma’had Assunah – Cirebon
  23. Pnpes Annajiyah – Bandung
  24. Ma’had Assunnah – Tasikmalaya
  25. Ma’had Ali Imam Syafi’i – Cilacap
  26. Islamic Center Ibnu bin Baz – Bantul
  27. Ma’had Jamilurrohman – Bantul
  28. Ma’had Madinatul Qur’an – bogor
  29. Pondok Al Umm – Malang
  30. Pondok Pesantren Imam Syafi’i – Aceh
  31. Pondok Pesantren Ibnu Katsir – Jember
  32. Sekolah Tinggi Dirasah Islamiyah Imam Syafi’i – Jember
  33. Arrahmah – Semanding, Malang

Jika Anda tidak percaya, silakan cek langsung, apa kurikulum yang diajarkan? Aqidahnya ikut imam siapa? Fiqih nya bermadhab apa? Apakah mereka setuju dengan konsep tasawwuf nya Imam Ghazali atau Imam Junaidi? Apakah pesantren mereka mempraktekkan ziarah ke makam auliya, terutama tiap Jumat sebagaimana pesantren Aswaja lainnya?

Apakah mereka juga mempercayai karomah wali Allah yang telah wafat? Ataukah pesantren mereka suka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw tiap tahun? Masihkah ustadz mereka bertawasul sebelum berdoa?

Jika tidak, dapat dipastikan mereka adalah kelompok wahabi/salafi takfiri “yang suka mensyirikkan bahkan mengkafirkan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah (Nahdlatul Ulama). Jangan tergiur dengan metode atau sistem pendidikan dan tawaran beasiswanya sebelum Anda cek manhaj ta’lim nya sesuai Aswaja atau tidak.

Masih banyak pondok pesantren yang jauh lebih berkualitas daripada yang tersebut di atas, dan sesuai dengan ajaran Sunni-sufi Ahlusunnah Wal Jamaah (Nadlatul Ulama), paham yang selama ini makin paling dibenci oleh kalangan mereka.

Carilah daftar pesantren/ma ‘had/yayasan pendidikan selain mereka dengan banyak program unggulan. baik dalam bentuk Program Pesantren Modern Terpadu ataupun Ma’had dengan Program Hafiz “Menghafal Al-quran”. Ada juga ponpes Aswaja yang memiliki Program Qiroah sab’ah dan bersanad hingga Rasulullah.

Banyak pula pesantren yang mengajarkan takhasus salafiyah “Murni Mengkaji Kitab Kuning” hingga ke jenjang Ma’had Aly Setara S1 yang sudah diakui oleh menteri agama. Konsultasi ke tim AyoMondok RMI PBNU sangat diperlukan jika Anda kebingungan mencarikan pesantren ke anak-anak Anda.

Terakhir, jika Anda ingin memasukkan daftar pesantren wahabi lainnya ke dalam list Dutaislam.com di atas, silakan komentar di kotak yang ada di bawah ini! Mohon maaf jika ada yang salah list. Silakan juga dikoreksi!  (ISNU)

Sumber: Dutaislam

2 Responses

  1. GUSPAR10 Oktober 2017 at 11:05 amReply

    Rekomendasi Ponpes Aswaja di Jawa Tengah Bagian Selatan yang ada kurikulum DIKNAS mana ya.

  2. Andri13 Oktober 2017 at 5:42 amReply

    Bener, Min. Emang sekarang kudu ati-ati dan pinter-pinter milih pondok. Terima kasih banyak infonya, Min

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: