Ansor-Banser, TNI dan Polri Adalah Mitra Strategis dalam Menjaga NKRI

Senin, 25 September 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Maros – Acara Konferensi Cabang ke- VII Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Maros di Pondok Pesantren Darussalam, Barandasi, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, dibuka langsung secara resmi oleh Ketua Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sulawesi Selatan, Rusdi Idrus, Ahad, (24/9/2017).

Dalam sambutannya Rusdi Idrus menegaskan bahwa Ansor ini memiliki kontribusi besar bagi kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini.

Ansor ini cikal bakalnya adalah syubbanul wathan atau Pemuda Tanah Air sebuah organisasi pemuda yang di didirikan oleh salah satu pendiri Nahdlatul Ulama yakni KH. Wahab Chasbullah, yang ikut berjuang melawan penjajah belanda dan Jepang.

Menurut Rusdi, GP Ansor bersama TNI dan Polri adalah mitra strategis yang ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan, dalam mengawal dan mempertahankan Pancasiala dan NKRI, UUD 45 dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kita sadari bersama bahwa Negara kita Indonesia dewasa ini tengah dironrong oleh kelompok yang ingin merubah ideologi negara, karena itu kader GP Ansor dan Banser wajib terus konsisten menjaga NKRI dan Pancasila bersama TNI dan Polri.

Rusdi menambahkan, sesuai hasil Konferensi Besar Pimpinan Pusat GP Ansor di surabaya baru-baru ini, yang salah satu rekomendasinya adalah meningkatkan sinergi GP Ansor dengan TNI/Polri.

GP Ansor juga wajib meningkatkan sinergi dengan senantiasa meminta petunjuk dan nasehat dari ulama kita di Nahdlatul Ulama.

Pengurus atau kader Ansor Maros harus lebih giat mengurus organisasi ini dan melakukan rekruitmen Anggota Banser lebih intensif dan massif.

Kedepan kaderisasi awal di GP Ansor seperti Pelatuhan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Dilkat Terpadu Dasar (DTD) sudah harus dilakukan ditingkat Pimpinan Anak Cabang atau kecamatan.

Mengurus NU dan Ansor pasti banyak berkahnya karena organisasi ini didirikan oleh Ulama-Ulama.

Terakhir Rusdi mengajak seluruh kader atau peserta Konferensi Cabang ke VII GP Ansor Maros dilaksanakan dengan riang gembira, dilakukan secara musyawarah mufakat (ISNU)

Sumber: Sulselkita.com

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: